Jumat, 22 Agustus 2014

I can't

Aku sudah berkali-kali berpikir untuk menyerah pada perasaan ini, salah, ribuan kali maksudku. Aku bingung karena aku tidak mendapatkan kepastian apa pun. Aku ingin menyerah dan melupakan semua perasaanku padamu tapi sayangnya hanya kau yang terus aku pikirkan selama ini. Aku sudah mencoba untuk meninggalkan semua kenangan yang aku miliki tapi itu malah semakin tersimpan dalam benakku. Apa kau tahu? Aku benar-benar merindukanmu. Apa kau tahu? Perasaanku saat tidak sengaja bertemu denganmu dan berbicara denganmu beberapa hari yang lalu. Walaupun hanya beberapa detik tapi itu mampu menggoyahkan pendirianku. Aku tahu aku masih mencintaimu dan akan sangat berat bagiku jika aku benar-benar akan melupakanmu. 
Aku tidak bisa. Aku tidak bisa melupakan semua perasaanku padamu. Aku tidak bisa menghilangkan semuanya. Walaupun aku tahu bahwa aku digantung yah haha aku merasa diambang. Diambang ketidakpastian. Tidak ada yang pasti. Semuanya. Bahkan aku tidak bisa membedakan antara ya dan tidak ataupun antara pergi dan tinggal. Tapi aku masih ingin terus bertahan disini, dengan perasaanku. Bolehkah? Bolehkah aku berharap hanya bermodalkan dengan perasaanku? Bolehkah aku berharap bahkan jika ketidakpastian sudah berada di depanku? Bolehkah aku berharap sedangkan sudah banyak orang yang datang mendekat? Bolehkah aku terus berharap pada perasaanku ini? Dan terus percaya semuanya akan berakhir bahagia. 
Aku ingin tahu. Akankah kau datang padaku dan memberikanku semua penjelasan tentang ini semua? Karena, kau tahu, aku sudah mulai lelah menunggu. Aku sudah tidak bisa lagi menebak-nebak. Aku membutuhkan kepastian. Walaupun mungkin itu bisa menyakitiku. Aku baik-baik saja. Asalkan kau memberikanku jawaban dan kepastian.
Bisakah kau mengerti aku? Walaupun aku terus menunggu dan mencintaimu dalam ketidakpastian aku tetap akan mencintaimu, tapi, aku juga perempuan yang membutuhkan kepastian. Yang kubutuhkan sekarang hanyalah sebuah kepastian darimu. Jika kau sudah memberikannya, aku baru bisa menentukan apakah aku harus pergi atau tetap tinggal. Aku harap kau membaca tulisan ini dan mengerti semua perasaanku.

Jumat, 15 Agustus 2014

Will I?

Tolong jangan salahkan aku bila aku tak bisa lagi menunggumu. Walaupun aku tahu aku mencintaimu tapi jika kau tetap membiarkanku menunggumu tanpa ada kepastian yang jelas -- aku tidak yakin berapa lama lagi aku bisa menunggumu. Aku tahu perasaanmu. Perasaanmu sama dengan milikku. Tak bisakah kau memberikan kepastian? Atau memberitahuku seberapa lama lagi aku harus menunggumu? Hingga aku bisa lebih tenang dan menunggu dengan sabar. 

Apa kau tahu? Sudah banyak yang datang mendekat tapi aku tidak membuka hati sama sekali kepada mereka karena aku mencintaimu dan masih menunggumu. Aku masih berharap kau akan memberikan penjelasan kepadaku. Apakah aku harus menunggu atau pergi. Berikan aku kepastian hingga aku tahu harus berbuat apa, karena hanya berdiam diri saja sama sekali bukan merupakan solusi. 

Apa kau tahu? Betapa bingungnya aku ketika menjawab mereka yang mendekat. Apa aku harus berkata ya atau tidak. Apa aku harus menganggap mereka lebih atau hanya sekedar teman. Dan apa yang harus kulakukan jika mereka mengatakan sesuatu yang tidak pernah kau ucapkan. Sesuatu yang kutunggu darimu.
Aku takut. Apa kau tahu itu?

Terkadang aku berpikir untuk mundur dan menyerah daripada berharap pada ketidakpastian ini. Sayangnya,  hatiku berkata lain. Ia tidak mau pindah ke lain hati. Ia selalu memikirkanmu bahkan tanpa aku minta.
Hanya saja sekarang aku tidak yakin berapa lama lagi aku sanggup menunggumu tanpa sebuah kepastian. Jika kau memberikan penjelasan padaku, aku tahu dan aku yakin aku pasti bisa menunggumu sampai kapan pun. Bisakah kau mengerti aku?

New World!

Yah, aku benar-benar sudah memasuki dunia yang baru, dunia yang berbeda dari sebelumnya. Teman-teman yang berasal dari sekolah dan daerah yang berbeda. Aku senang berkenalan dengan kalian. Walaupun yang kita tahu saat ini hanya sebatas nama dan mungkin asal sekolah tapi aku benar-benar senang bertemu dengan kalian. Aku harap kita bisa berteman baik.

Aku tahu yang berasal sekolah yang sama denganku hanya beberapa orang di jurusan yang kita pilih ini tapi mulai sekarang kita semua sama sama orang asing yang akan menjadi keluarga baru dan akan menjalani kehidupan kuliah bersama. Perempuan maupun laki-laki aku tidak peduli karena kita berada dalam satu tempat mulai sekarang. Mulai mengerti dan mulai belajar untuk memahami satu sama lain dari awal lagi.

Duniaku saat ini sudah berbeda, tidak ada lagi yang namanya teman-teman satu kelasku di saat SMA, semuanya berubah, semuanya tidak ada yang sama. Kalau dulu semuanya terkesan lebih santai dan kita semua terlihat kacau dan aneh tapi sekarang kehidupan kuliah telah dimulai. Tidak ada lagi yang namanya bersantai-santai ataupun saling bergantungan lagi karena kita sudah harus lebih serius sekarang teman. Kita telah memasuki dunia yang baru dan berbeda yang akan membuat kita untuk menjadi lebih dewasa dan juga untuk lebih mengenal dunia serta arti dari kehidupan yang sebenarnya.
Kita sudah sama-sama memasuki dunia baru yang lebih luas kawan tapi aku yakin kita semua tidak akan melupakan kebersamaan yang telah kita lalui.

Untuk teman-teman sekelasku yang baru salam kenal untuk kalian semua :) Kita semua sama-sama memulai semuanya dari awal tapi aku tahu kita bisa menghadapinya karena kita telah disatukan di pilihan kita ini. Pilihan yang telah mempertemukan kita semua. Kita semua yang berasal dari daerah yang berlainan. Semoga kita bisa memulai persahabatan indah dari tempat ini.