Senin, 28 Juli 2014

Ever?

Apakah kau pernah merasa dicintai?
Atau mungkin mencintai seseorang?
Pernahkah kau berpikir bahwa itu adalah hal yang sangat luar biasa dan istimewa
Mencintai seseorang dengan tulus dan sepenuh hatimu
Memberikan seluruh hatimu untuknya
Pernahkah kau merasakan itu?
Perasaan saat kau menatapnya dalam diam
Berusaha mencuri pandang untuk melihatnya
Walaupun kau tahu ia tidak menyadarinya
Pernahkah kau merasakannya?
Perasaan gugup saat dia berada di dekatmu
Dan membuat wajahmu menjadi merah muda
Kau seakan merasa semuanya terasa panas dan mulai mencari sesuatu atau mengayunkan tanganmu untuk membuat dirimu menjadi lebih baik
Walaupun kau tahu yang kau lakukan itu sia-sia
Pernahkah kau mengalaminya?
Perasaan senang ketika dia berbicara denganmu
Atau ketika dia menyanyikan sebuah lagu untukmu
Kau merasa...
Seakan dunia menjadi milikmu seorang
Pernahkah kau mengalami itu?
Perasaan saat kau tidak bisa mengalihkan pandanganmu darinya
Selalu ingin melihatnya dan tidak ingin kehilangannya
Kau merasa...
Seakan dia adalah milikmu yang paling berharga dan akan kau simpan dengan sepenuh hatimu
Pernahkah kau tersenyum sendiri?
Ketika mengingat hal-hal tentangnya
Berusaha mengingat setiap hal kecil tentangnya
Dan menyimpan semua kata-katanya di dalam memorimu
Walaupun kau tahu itu adalah hal yang sangat kecil
Pernahkah kau berpikir?
Betapa beruntungnya dirimu telah mengenalnya
Memiliki perasaan yang begitu istimewa
Dan membiarkanmu merasakan ini semua
Perasaan manis yang tidak akan kau rasakan jika tidak mengenalnya
Pernahkah kau menyadari itu?
Perasaan saat kau benar-benar menyukai senyumannya
Senyumnya yang sangat tulus dan membuatmu tenang
Menganggap senyumannya ditujukan padamu
Dan menganggap dia adalah milikmu bukan orang lain
Aku rasa bukan aku satu-satunya yang merasakan itu bukan?
Aku yakin semua orang merasakan itu
Perasaan gugup dan membuat dada berdebar
Jari-jari terasa ngilu dan dada terasa sesak
Setiap kali kita mendengar namanya disebut
Atau ketika ia berada di dekat kita
Perasaan yang sangat luar biasa dan menakjubkan
Bukankah ia yang selalu muncul di sebelum tidurmu ataupun di dalam mimpimu?
Bukankah ia yang pertama kali kau ingat ketika kau bangun?
Bukankah ia yang menjadi alasan utamamu untuk tersenyum?
Bukankah ia yang membuatmu berpikir bahwa kau adalah orang yang paling beruntung?
Bukankah ia yang membuatmu memiliki perasaan ini?
Yah, karena dia spesial dan tak terganti
Karena dia satu-satunya...
Mungkin kau berharap jika suatu hari nanti dia akan menyadarinya
Menyadari semua perasaan yang telah kau berikan padanya
Kau hanya ingin dia tahu tanpa berpikir apakah dia juga memiliki perasaan yang sama denganmu
Karena kau tidak egois, kau akan tetap menyukainya
Walaupun kau tahu jika dia menyukai orang lain
Kau hanya ingin dia tahu dengan perasaanmu yang tulus
Hanya berharap bahwa ia juga akan menyukaimu
Walaupun kau takut menarik kesimpulan tentang itu
Yang ingin kau katakan padanya hanyalah
Terimakasih
Terimakasih telah membuatmu menyukainya
Dan membiarkanmu merasakan ini semua
Terimakasih telah mengajari dirimu
Apa itu cinta
Dan mengerti bagaimana itu rasanya mencintai
Walaupun mungkin  kau tidak merasa dicintai olehnya
Tapi,
Setidaknya kau tahu betapa berartinya cinta
Di dalam kehidupan

Minggu, 27 Juli 2014

Big Thanks

Tidak ada kalimat yang cukup untuk mengatakan bahwa aku benar-benar berterimakasih kepada mereka semua. Kepada teman-temanku. Kepada semua sahabatku dan kepada semua orang yang aku kenal. 
Terimakasih telah mengajariku banyak hal yang sangat berarti dalam hidupku.
Terimakasih telah memberikanku kenangan-kenangan terindah bersama kalian.
Terimakasih telah mempertemukan ku dengan berbagai macam masalah.
Terimakasih telah bersamaku sampai akhir.

Sekarang, kita tahu bahwa kita semua telah berpisah. Yah, tidak lelah-lelahnya aku mengatakan hal ini. Aku juga sedih setiap kali mengingat kebersamaan kita telah berakhir. Aku ingin semuanya tetap seperti semula. Aku ingin kita tetap seperti ini. Sayangnya, itu tidak mungkin bukan?

Aku masih ingat saat-saat dimana terjadi pertengkaran di antara kita. Marah? Kecewa?
Tentunya aku pernah merasakan itu pada kalian. Tapi aku tahu itulah yang membuatku semakin menyayangi kalian. Kau tahu, kebersamaan itu selalu diawali dengan perbedaan kan?

Sayang? Kepedulian? Kekompakkan? Cinta?
Aku yakin bukan aku satu-satunya yang mengetahui hal ini. Kalian semua pasti tahu itu. Diantara perbedaan kita, aku tahu itu selalu berakhir dengan kekompakkan, kepedulian antara kita, dan tentu saja rasa sayang yang semakin besar. Cinta? Lagi-lagi, bukan hanya aku yang merasakan cinta diantara kita kan? Aku tahu banyak dari kita yang saling mencintai. Hanya saja kita yang saling tidak mau jujur kepada diri sendiri.

Ada saatnya aku ingin berkumpul bersama kalian semua lagi, tapi aku tahu itu sulit untuk diwujudkan. Kita semua sekarang sudah di tempat yang berbeda-beda. Yah, mungkin aku baru benar-benar merasakan betapa aku menyayangi dan merindukan kalian. 
Memang benar kalimat yang mengatakan "kau tidak akan menyadari ketika kau memiliki sesuatu sampai kau kehilangannya" atau mungkin maknanya "kau sadar kau memiliki semua itu tapi kau tidak pernah berpikir akan kehilangannya"
Sekarang itu terjadi padaku.

Aku tahu aku akan bertemu dengan orang-orang baru yang akan bersamaku nanti tapi sungguh kalian tidak akan terganti. Berpisah dengan kalian merupakan hal terberat yang harus kulakukan. Apalagi berpisah dengan semua sahabatku. Kita semua berada di tempat yang berbeda. Tidak ada yang sama. Aku akan merindukan kalian. Aku akan merindukan saat kita bercerita bersama, bercanda bersama, bernyanyi bersama, melakukan hal konyol bersama, sampai dimarahi bersama. Aku akan merindukan semua itu.
Oh ya, tentu juga kepada seseorang yang aku suka selama ini. Aku benar-benar akan merindukan kalimat-kalimat yang ia ucapkan dengan jujur, alunan gitarnya, senyumnya, dan juga tatapannya dalam diam. Aku akan merindukannya dan akan tetap mencintainya.
Dan tentu saja kepada semua teman sekelasku dan semua orang yang aku kenal selama ini. Tidak ada kata yang cukup untuk mengungkapkannya. Hanya saja terimakasih. Terimakasih untuk semuanya.

Aku yakin bertahun-tahun nanti, kita pasti akan bertemu lagi. Aku tidak ingin memutuskan kontak dengan kalian semua. Kita semua harus saling mengabari yah setidaknya memberitahu kabar kalian teman. Aku ingin mendengar kabar baik dari kita semua setelah bertahun-tahun nanti. Saat kita semua telah lebih dewasa. Saat kita bertemu lagi.

Aku tahu semua itu akan terjadi. Aku tahu.
Terimakasih :)

Please...

Aku ingin bertanya kepada kalian semua. Kepada semua orang yang membaca tulisanku ini.
Bagiamana rasanya jatuh cinta?
Apa kau pernah merasakannya?
Yah, kalian boleh menganggapku bodoh karena menanyakan pertanyaan semacam ini.
Hanya saja aku ingin tahu jawaban dari orang lain.
Apakah jawaban kalian sama denganku?

Dan juga..
Bagaimana perasaanmu ketika seseorang mengatakan sesuatu yang-- sesuatu yang tidak pernah kalian pikirkan sebelumnya.
"Kalian tidak perlu merubah diri kalian karena jika kalian melakukannya kalian tidak akan menjadi diri kalian lagi dan kehilangan ciri kalian"
"Kita tidak perlu terus mengomentari orang lain dan mencari kesalahan atau menyuruhnya berubah. Yah, begitulah dia, kalau kita memang temannya kita pasti bisa menerimanya apa adanya kan?"
"Biarkan saja semuanya mengalir seperti air dan kita lihat bagaimana akhirnya"

Terkadang juga dia mengatakan sesuatu yang dianggapnya biasa saja tapi bermakna lain bagi orang yang mendengarnya.
"Kau memang cantik"
"Kenapa tidak ikut latihan hari ini? Apa kau sakit?"

Apakah kau merasakan sesuatu ketika membaca ini?
Bagaimana jika kalimat-kalimat itu ditujukan kepada kalian?
Bagaimana aku tidak jatuh cinta padanya?
Sudah pasti aku akan mencintainya bukan?

Anggaplah dia adalah orang yang pertama.
Ada seorang lagi yang memiliki sifat yang sangat berbeda dengannya. Sangat bertolak belakang.
Tapi dari ucapan-ucapan keduanya, kau akan melihat bahwa mereka berdua sangat peduli.

Orang yang kedua ini mengatakan sesuatu dengan lebih terang-terangan.
"Apa kau ikut pergi? Bagaimana kau pulang?"
"Bagaimana ini? Aku tidak bisa ikut pergi, baiklah aku akan meminta temanku untuk mengantarmu"
"Tidak usah ikut latihan lagi nanti kau jadi tambah hitam"

Lihat?
Mereka adalah dua orang yang sangat berbeda.
Apa yang akan kalian lakukan jika kalian menjadi aku?
Kira-kira siapa orang yang akan kalian suka?

Aku?
Tentu saja aku menyayangi mereka berdua.
Mereka sudah seperti keluarga sendiri bagiku.
Mungkin, ada sedikit perbedaan tentang rasa sayangku kepada mereka.
Mungkin aku mencintai orang yang pertama dan mungkin aku menganggap orang yang kedua ini sebagai kakak kandungku sendiri.
Aku merasa orang pertama selalu bisa membuatku kagum dan berdebar ketika mendengar ucapannya yang ditujukan padaku, sedangkan orang yang kedua, aku merasa ia akan selalu melindungiku apa pun yang terjadi sebagai layaknya seorang kakak.
Bagaimana dengan kalian?
Aku ingin mendengar pendapat kalian..

Sabtu, 26 Juli 2014

Future

Masa depan yang tersamar
Kita kan menujunya seiring waktu
Walaupun kita sudah berpisah
Tapi mari kita ulurkan tangan
Dan bersama merasakan indahnya dunia

Masa depan yang tertutup
Kita kan selalu bergandengan tangan
Walaupun kita yang berjauhan
Tapi mari kita menutup mata
Dan bersama merasakan indahnya dunia

Ayo! Berlari!
Cinta sudah menunggu di depan mata
Gapai dan genggam dengan erat
Semua pintu masa depan akan terbuka
Ayo! Berlari!
Semua harapan sudah menunggu kita
Kejar biarkan itu terjadi
Tak usah takut kita akan menghadapinya

Jangan lupakan masa lalumu
Simpan dan jadikanlah kenangan berharga
Karena aku kau dan mereka
Telah menjalaninya bersama-sama
Jangan tinggalkan masa lalumu
Simpan dalam tempat yang terbaik untuknya
Karena kita semua menjadi satu
Berkat kebersamaan kita selama ini

Masa depan yang tersamar
Kita kan menujunya seiring waktu
Walaupun kita sudah berpisah
Tapi mari kita ulurkan tangan
Dan bersama merasakan indahnya dunia

Masa depan yang tertutup
Kita kan selalu bergandengan tangan
Walaupun kita yang berjauhan
Tapi mari kita menutup mata
Dan bersama merasakan indahnya dunia

Ayo! Berlari!
Cinta sudah menunggu di depan mata
Gapai dan genggam dengan erat
Semua pintu masa depan akan terbuka
Ayo! Berlari!
Semua harapan sudah menunggu kita
Kejar biarkan itu terjadi
Tak usah takut kita akan menghadapinya







A Simple Words

Terkadang aku merasa sendirian di dunia yang luas ini
Apakah kau pernah merasakannya?
Perasaan yang membuatmu merasa sangat kecil

Jangan dengarkan kata mereka
Ikutilah hatimu dan biarkan ia menuntunmu
Dalam kehangatan cinta

Kau tidak perlu merasakan perasaan ini
Lupakanlah kesendirian dan kesedihan
Kita akan bersama-sama hingga akhir

Kita semua memang kecil tapi kita akan terus
Bersama dan kita bisa menjadi salah satu yang terbesar
Menciptakan tangisan dengan kebahagiaan
Kita akan menerangi dunia dengan cara kita

Buang jauh-jauh pengalaman pahit
Menggali jauh ke dalam hatimu
Dan kau akan menemukan
Ribuan cinta untukmu

Kau hanya perlu terbangun dan membuka matamu
Lihat melalui hatimu bahwa aku selalu denganmu

Terkadang aku merasa sangat sedih di tengah orang yang bahagia
Apakah kau pernah merasakannya?
Perasaan yang membuatmu merasa sendirian

Jangan pedulikan kata-kata mereka
Tutuplah matamu dan biarkan ia menjagamu
Dalam kegelapan hari

Kau tidak perlu merasakan perasaan ini
Lupakanlah kesendirian dan kesedihan
Kita akan bersama-sama hingga akhir

Kita semua memang kecil tapi kita akan terus
Bersama dan kita bisa menjadi salah satu yang terbesar
Menciptakan tangisan dengan kebahagiaan
Kita akan menerangi dunia dengan cara kita

Kau tidak perlu merasakan perasaan ini
Lupakanlah kesendirian dan kesedihan
Kita akan bersama-sama hingga akhir


Jumat, 25 Juli 2014

Congratulations!

Selamat! Selamat kepada semua teman-temanku yang sudah diterima di universitas yang mereka inginkan. Jurusan yang mereka pilih.
Begitu juga dengan semua orang yang sudah diterima di perguruan tinggi!

Sekarang kehidupan kuliah sudah menunggu kita semua teman. Aku senang karena kalian juga diterima di perguruan tinggi yang kalian pilih. Terutama untuk semua sahabatku. Aku ikut senang mendengar berita gembira dari kalian :) Fakultas kita memang berbeda tapi kita tetap berada di sama universitas. Itulah yang terpenting.
Hanya saja, aku ikut sedih ketika mengetahui kabar dari salah satu sahabatku. Tenang saja, masih banyak jalan menuju Roma. Yah, bukan berarti ini adalah akhir dari segalanya. Masih banyak tempat yang bisa dituju. Harus tetap semangat, oke?

Tentu saja kita semua berharap dan ingin masuk di universitas yang kita dambakan tapi menurutku semua tempat itu sama saja. Tergantung kita yang menjalaninya. Jadi, jangan pernah merasa kecil hati ya! :)

Sekali lagi, aku mengucapkan selamat kepada semua orang. Bukan hanya kepada semua yang lulus tapi semuanya. Berikanlah selamat kepada setiap orang karena telah melakukan kerja keras dan karena hasil perjuangan kita semua selama ini.

Maybe

Mungkin sudah saatnya aku belajar untuk menerima semuanya, yah perasaan yang tak kunjung pergi ini selalu menjadi pikiran tersendiri bagiku.
Ia memiliki tempat tersendiri dan selalu setia menunggu disana tapi apakah ini sudah saatnya bagiku untuk mulai melupakan satu persatu semua itu dengan perlahan.
Aku sadar cinta ini tak kan berbalas.
Apakah aku akan terus menunggunya? Sampai kapan?
Aku sama sekali tidak mendapatkan kepastian darinya tapi di sisi lain aku juga tidak mau melepaskannya, aku mencintainya yah aku masih mencintainya dan akan terus mencintainya.
Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan, terkadang aku merasa bahwa ia juga memiliki perasaan yang sama denganku tapi terkadang aku juga menjadi ragu dengan semua itu.
Aku terus berharap agar dia mengetahui perasaanku tapi aku tidak tahu bagaimana cara memberitahunya, bagaimana cara agar dia mengetahuinya. Aku tidak tahu itu. Yah, aku memang bodoh dalam hal percintaan tapi aku juga seorang remaja yang bisa jatuh cinta. Mungkin kalian pikir, ini adalah hal yang sepele dan sering dialami oleh setiap orang tapi sungguh perasaan ini terasa sangat menyedihkan.
Entah aku yang terkadang terlalu yakin dengan perasaanku atau terlalu percaya bahwa dia juga memiliki perasaan yang sama denganku. Aku tidak tahu, mungkin keduanya.
Dia memang bukan cinta pertamaku tapi aku tahu perasaanku padanya lebih besar daripada yang kupikirkan
Tentu saja aku juga tahu, semakin aku berharap maka aku akan merasa semakin sakit jika semuanya tak berbalas. Aku hanya ingin tahu perasaannya. Apa yang ia pikirkan tentangku? Teman?
Aku mungkin akan merasa lebih lega jika mengetahui perasaannya walaupun mungkin tidak seperti yang aku harapkan setidaknya aku sudah mengetahuinya.
Sayangnya, semuanya masih tergantung.
Semuanya masih diambang ketidakpastian.
Aku ingin terus menunggunya tapi aku takut merasa sakit yang lebih besar dari ini.
Aku akan terus mencintainya tapi aku masih belum mendapat kepastian darinya.
Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku benar benar bingung.
Aku senang ketika ia mengirimku pesan terlebih dahulu karena itu menandakan bahwa ia memikirkanku tapi aku takut berharap lebih.
Apakah aku boleh berharap dengan ketidakpastian ini?
Apa aku harus mulai melupakannya?
Entahlah. Mungkin.

Rabu, 09 Juli 2014

Just a little message for them

Aku duduk dengan menopang dagu. Melihat seisi kelas dengan tersenyum. 
Mencoba untuk selalu menyimpan. Kenangan-kenangan saat di kelas
Semua tersenyum semua tertawa. Senyuman tulus mereka sangat berharga. 
Tidak ada yang perlu diragukan. Kita semua tetap akan satu

Lonceng berbunyi. Tanda kelulusan kita semua
Aku tersenyum bahagia dan diiringi air mata
Kita akan memulai yang baru. Di depan gerbang yang berbeda
Lonceng berbunyi. Tanda perpisahan kita semua
Aku menangis bahagia dan juga tertawa bersama
Kita punya sayap yang berbeda. Menuju ke langit tersendiri

Pergi ke taman sekolah sendiri. Saat angin kecil menerbangkan rambutku
Ku melihat teman-teman berkumpul. Bercerita dan bernyanyi bersama
Aku mengintip dari celah pintu. Seorang gadis berlari dan menabrakku
Menoleh mengucapkan kata maaf. Dan terus berlari terburu-buru

Lonceng berbunyi. Air mata merupakan pertanda
Hari yang merupakan hari kita masih bisa bersama
Dan mengenakan seragam kita. Untuk yang terakhir kalinya
Lonceng berbunyi. Masa depan merupakan pertanda
Kita akan berpisah dan mengucapkan lagi kata halo
Dengan orang yang baru dikenal. Untuk yang kesekian kalinya

Hari esok sudah menanti kita
Menunggu dan mengucapkan selamat datang
Tutup mata dan tarik napas panjang
Kita pasti akan bertemu lagi

Aku berjanji

Is this my fault?

Mungkin aku yang terlalu berlebihan. Menginginkan sesuatu yang lebih dari ini.
Mungkin memang salahku. Menganggap semuanya akan berubah.
Mungkin aku yang terlalu berharap. Membuat perasaan ini menjadi semakin besar.
Tapi, apakah semua yang aku lakukan hanya akan menjadi omong kosong? Apakah perasaanku akan menjadi sia-sia? Salahkah aku mencintaimu? Salahkah aku memiliki perasaan ini? Apakah kesalahanku sudah dimulai ketika aku mulai mencintaimu?
Aku terkadang berpikir tentang perasaan ini. Aku tidak mempunyai alasan untuk mencintaimu tapi aku melakukannya. Apa aku bodoh?

Terkadang aku berpikir bagaimana jika aku tidak pernah bertemu denganmu, tidak pernah memiliki perasaan ini dan tidak pernah mengenalmu dalam kehidupanku. Apa yang akan aku lakukan sekarang? Apa aku akan merasa tersiksa seperti ini? Ataukah aku akan bersenang-senang dan mungkin menyukai orang lain?
Tapi aku tidak mau. Kau adalah seseorang yang sangat berharga bagiku. Seseorang yang selalu kuinginkan untuk berada disisiku.

Aku seringkali menutup mata dan menarik napas panjang bahkan ingin sekali aku menangis karena dirimu. Berulang kalipun aku meyakinkan diriku bahwa aku tidak akan menyerah pada perasaan ini.
Walaupun aku sama sekali tidak bisa membaca pikiranmu aku ingin kau mengetahui perasaanku ini. Aku ingin kau mengetahuinya. Mungkin kau sudah mengetahuinya tapi kau berpura-pura tidak mendengar apa pun.

Bisakah kau memberiku kepastian? Apa maksud tatapanmu yang dalam diam itu? Apa maksud perkataan-perkataan yang kau ucapkan padaku? Apa maksud mereka yang mengatakan bahwa kau menungguku? Apa yang kau tunggu?
Aku mencintaimu. Hanya itu. Kau tidak perlu menunggu seperti yang kau katakan. Kau dan aku. Bisakah?