Minggu, 15 Juni 2014

New

Benar sekali. New. Baru. Semuanya akan benar benar baru.

Sempat terpikir olehku. Apa benar ini yang akan menjadi pilihanku? Apa benar ini jalanku? Apa aku benar benar ingin menjalaninya? Apa aku tidak akan menyesal? Yah, berbagai pertanyaan itu muncul ketika aku sudah memantapkan pilihanku. Seketika aku merasa ragu, tapi kemudian aku kembali berpikir. Ya! Aku sudah memutuskan. Inilah jalanku!

Aku akan bertemu dengan teman teman baru, hari hari baru, lingkungan yang baru, dan suasana yang baru.
Memulai lagi dari awal semuanya. Kembali lagi beradaptasi dan mengenal sikap sikap baru teman temanku disana. Aku merasa takut, sedih tapi juga excited. Aku penasaran bagaimana kehidupan kuliah yang sudah menunggu.

Tidak ada satupun sahabatku yang masuk di fakultas yang sama denganku. Mereka memilih jalan mereka masing masing dan ternyata jalan kami berbeda dan memisahkan kami. Tidak apa-apa. Walaupun terpisah, kami tetap akan menjadi sahabat kan? Apapun pilihan mereka aku akan mendukung mereka. Aku akan mendoakan yang terbaik untuk mereka semua.

Bagaimana dengan orang yang aku suka? Orang yang aku sebutkan sebelumnya? Yah, kami sama fakultas tapi berbeda jurusan. Sampai sekarang, mungkin dia tidak tahu bagaimana perasaanku padanya. Meski kami selalu berada dalam kelas yang sama selama SMA, aku tidak yakin dia menyadarinya.
Apa aku ingin dia mengetahuinya? Hmm, tentu saja iya. Tapi aku yakin semua butuh waktu. Biarkan semuanya mengalir dan biarkan dia mengetahuinya sendiri pada waktunya.

Kembali lagi tentang kuliah. Jurusan yang aku pilih saat ini didominasi oleh laki-laki. Sebelumnya, aku tidak mempunyai banyak teman laki-laki tapi mungkin inilah cara Tuhan untuk membuatku lebih mudah bergaul dengan laki-laki. Aku sudah sempat bertemu dengan calon calon teman sekelasku nanti dan benar semuanya didominasi laki-laki. Tidak ada satupun orang yang kukenal kecuali teman dari sekolahku sendiri.
Yang perempuan? Ya, pasti ada, tapi tentu saja jumlahnya kalah banyak dan bisa dihitung. Tidak seperti yang laki-laki.

Selama ini pun, aku hanya mempunyai satu teman dekat (laki-laki) yang sudah aku anggap sebagai kakakku sendiri. Dia lebih tua dua tahun dariku dan aku mengenalnya saat kami duduk di bangku kelas satu. Entah kenapa dia bisa satu angkatan denganku, aku juga tidak tahu dan tidak pernah bertanya. Hanya dia laki-laki yang bisa membuatku merasa nyaman jika sedang bersama dengannya. Tunggu dulu, dia bukan orang yang kusuka. Bukan dia orang yang kumaksud, dia orang lain dia kakakku :)

Yap, aku tahu kalau kita semua harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Tentu saja agar bisa menyatu di dalamnya kan? Jadi aku akan menjalani semuanya dan insyallah tanpa mengeluh.

0 komentar:

Posting Komentar