Di setiap pertemuan pasti
diiringi dengan perpisahan. Aku tahu itu. Jika kita sudah mengucapkan halo
kepada seseorang, kita harus siap dan
menerima kenyataan bahwa suatu hari nanti kita akan mengucapkan selamat
tinggal. Itu sudah merupakan hal yang mutlak dan akan terjadi.
Perpisahan dari sekolah dasar menuju
ke sekolah menengah pertama dan dari sekolah menengah pertama menuju ke sekolah
menengah atas. Perpisahan perpisahan itu sudah merupakan hal yang biasa
terjadi, tapi perpisahan dari sekolah menengah atas menuju ke perguruan tinggi?
Kau baru akan merasakan apa itu perpisahan yang sebenarnya. Kita akan
benar-benar terpisah. Ada yang tetap di kota asalnya dan ada juga yang akan
pindah ke kota lain. Kesempatan untuk bertemu semakin kecil. Memang, kita
mempunyai jangka waktu yang cukup lama untuk menyiapkan diri untuk perguruan
tinggi, tapi tentunya kita sudah akan sibuk masing-masing. Mungkin saja ada
yang sudah diterima di perguruan tinggi dan masih ada juga yang harus berjuang
di pilihannya masing-masing. Sekarangpun, teman-temanku sudah banyak yang
berangkat untuk meraih masa depan mereka. Jadi, walaupun kita mempunyai banyak
waktu kita tetap tidak bisa menggunakan waktu itu untuk menghabiskan waktu bersama.
Aku? Yah, aku sekarang sedang tidak ada kerjaan dan menunggu teman-temanku
menyelesaikan perjuangan mereka. Kau tidak akan bisa membayangkan betapa
bosannya aku. Tidak ada orang yang bisa diajak bicara ataupun pergi bersama. Selain
itu teman-temanku juga sudah banyak yang pergi ke kota lain dan aku baru
merasakan apa itu perpisahan. Kami benar benar sudah terpisah.
Sampai sekarang, entah sudah
berapa kali aku mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang kukenal.
Menyedihkan memang, mengingat jika kita harus berpisah dengan orang orang yang
sudah bersama kita sejak lama dan yang sudah kita sayangi. Sedih? Tentu saja
ya. Aku akan merindukan mereka semua, tapi aku tahu kalau kita semua mempunyai
jalan tersendiri. Kita harus melanjutkan kehidupan kita dan memulai kehidupan
yang sebenarnya. Kehidupan dimana kita harus berjuang sendiri dan tidak lagi
bergantung pada orang tua. Kehidupan yang membuat kita mandiri. Meskipun
begitu, aku yakin kita akan bertemu lagi nanti. Suatu hari nanti. Di saat kita
semua sudah dewasa dan mengerti arti dari kehidupan. Sampai bertemu teman.
0 komentar:
Posting Komentar