Sabtu, 14 Juni 2014

Perpisahan

Di setiap pertemuan pasti diiringi dengan perpisahan. Aku tahu itu. Jika kita sudah mengucapkan halo kepada seseorang, kita harus siap dan  menerima kenyataan bahwa suatu hari nanti kita akan mengucapkan selamat tinggal. Itu sudah merupakan hal yang mutlak dan akan terjadi.

Perpisahan dari sekolah dasar menuju ke sekolah menengah pertama dan dari sekolah menengah pertama menuju ke sekolah menengah atas. Perpisahan perpisahan itu sudah merupakan hal yang biasa terjadi, tapi perpisahan dari sekolah menengah atas menuju ke perguruan tinggi? Kau baru akan merasakan apa itu perpisahan yang sebenarnya. Kita akan benar-benar terpisah. Ada yang tetap di kota asalnya dan ada juga yang akan pindah ke kota lain. Kesempatan untuk bertemu semakin kecil. Memang, kita mempunyai jangka waktu yang cukup lama untuk menyiapkan diri untuk perguruan tinggi, tapi tentunya kita sudah akan sibuk masing-masing. Mungkin saja ada yang sudah diterima di perguruan tinggi dan masih ada juga yang harus berjuang di pilihannya masing-masing. Sekarangpun, teman-temanku sudah banyak yang berangkat untuk meraih masa depan mereka. Jadi, walaupun kita mempunyai banyak waktu kita tetap tidak bisa menggunakan waktu itu untuk menghabiskan waktu bersama. Aku? Yah, aku sekarang sedang tidak ada kerjaan dan menunggu teman-temanku menyelesaikan perjuangan mereka. Kau tidak akan bisa membayangkan betapa bosannya aku. Tidak ada orang yang bisa diajak bicara ataupun pergi bersama. Selain itu teman-temanku juga sudah banyak yang pergi ke kota lain dan aku baru merasakan apa itu perpisahan. Kami benar benar sudah terpisah.


Sampai sekarang, entah sudah berapa kali aku mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang kukenal. Menyedihkan memang, mengingat jika kita harus berpisah dengan orang orang yang sudah bersama kita sejak lama dan yang sudah kita sayangi. Sedih? Tentu saja ya. Aku akan merindukan mereka semua, tapi aku tahu kalau kita semua mempunyai jalan tersendiri. Kita harus melanjutkan kehidupan kita dan memulai kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan dimana kita harus berjuang sendiri dan tidak lagi bergantung pada orang tua. Kehidupan yang membuat kita mandiri. Meskipun begitu, aku yakin kita akan bertemu lagi nanti. Suatu hari nanti. Di saat kita semua sudah dewasa dan mengerti arti dari kehidupan. Sampai bertemu teman.

0 komentar:

Posting Komentar