Sabtu, 14 Juni 2014

Senior High School

Tiga tahun di SMA sudah berakhir. Tidak terasa waktu berlalu dengat cepat. Padahal aku masih merasa bahwa aku baru saja masuk dan duduk di bangku SMA. Aku masih merasa semuanya terjadi kemarin, aku pun masih mengingat dengan jelas saat aku pertama kali melihat dan mengenal wajah-wajah baru. Aku masih ingat ketika aku mencari cari teman sebanyak banyaknya dan akhirnya semua berakhir.
Yah, banyak orang yang bilang kalau SMA adalah masa yang paling indah. Awalnya, aku nggak percaya dengan hal itu. Aku hanya menganggap jika itu hanyalah sebuah kalimat belaka tapi aku juga sering bertanya-tanya. Apa kalimat itu memang benar? Kenapa orang-orang bisa mengatakan itu?

Haha akhirnya aku bisa membuktikan sendiri kalau kalimat itu memang benar. Entah kenapa, tapi aku merasa waktu waktu yang kujalani selama di SMA berjalan sangat singkat. Kebersamaan bersama mereka telah berakhir dan membuatku merindukan mereka semua. Kita semua tentunya mempunyai sayap yang berbeda dan akan memulai sesuatu yang baru di depan gerbang yang berbeda pula. Kita juga akan kembali mengucapkan kata halo dengan orang asing. Maka dari itu, kita harus yakin bahwa kita tetaplah satu. Walaupun kita di tempat yang berbeda kita tetap akan satu. Memang selalu ada konflik ataupun masalah yang terjadi selama kita bersama tapi bukankah itu akan menjadi sesuatu yang bakal kita kenang untuk bertahun tahun nanti?

Yah, di masa SMA inilah kita akan mengerti apa itu kepedulian, kebersamaan, dan kekompakan. Berbagai macam hal dan peristiwa akan terjadi disini. Seperti aku yang menemukan teman-teman yang tidak akan pernah terganti. Teman-teman yang selalu ada untukku. Teman yang selalu berbagi suka dan duka bersama. Mereka adalah orang-orang yang diberikan Tuhan untukku.

Tentu saja, aku menemukan seseorang yang aku suka. Bohong jika aku tidak pernah merasakan hal itu dan mengatakan tidak. Aku juga seorang anak remaja, aku pasti pernah merasakannya. Sayangnya, aku tidak pernah mempunyai keberanian untuk mengatakan pada siapapun termasuk sahabat sahabatku sendiri hingga pada akhirnya mereka tidak tahu apa pun mengenai perasaanku dan mulai menebak-nebak sendiri. Aku berbeda dengan mereka, mereka cukup terbuka untuk mengungkapkan perasaan mereka kepada yang lain tapi tidak denganku. Mungkin ini adalah salah satu hal yang membuat masa SMA semakin indah.


Sekarang, aku mengerti kata kata mereka. Masa SMA adalah masa yang paling indah. Berbagai peristiwa akan aku jadikan kenangan yang tidak akan pernah kulupakan. Masa depan kita memang masih tersamar tapi jika kita tetap mengulurkan tangan, semuanya akan baik-baik saja J

0 komentar:

Posting Komentar